
KOTAKU, TENGGARONG-Wakil Bupati (Wabup) Kutai Kartanegara (Kukar) Rendi Solihin wujudkan Festival Ramadan yang diselenggarakan di Kecamatan Kota Bangun.
Dalam acara yang dipenuhi semangat keagamaan dan kebersamaan ini, Rendi menyampaikan dukungan penuhnya untuk kegiatan yang memperkuat nilai keislaman dan kebudayaan lokal.
Wabup Rendi bahkan antusias mengikuti berbagai kegiatan yang diselenggarakan dalam festival tersebut. Mulai dari pameran seni islami hingga kuliner khas Ramadan.
Tak lupa dia berinteraksi dengan warga sambil mendengarkan aspirasi dan kebutuhan.Dalam sambutannya, Wabup Rendi Solihin menyampaikan pentingnya menjaga tradisi dan budaya dalam menyambut Ramadan. Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya pelestarian budaya lokal serta memperkuat kehidupan beragama yang harmonis di Kecamatan Kota Bangun.
Acara berlangsung di halaman Masjid Al Ukhuwah Desa Liang Ulu. Habib Abdurrahman bin Syihab serta grup sholawatan Syubbanul Muslimin, Guz Asmi, dan Gus Hafidz hadir memeriahkan festival tersebut, Minggu (24/3/2024).
“Alhamdulillah bisa bertemu lagi di Kota Bangun. Ini adalah salah satu janji saya lima bulan yang lalu untuk mengadakan salawat dan tabliq akbar di Kecamatan Kota Bangun
Dan Alhamdulillah malam ini bisa terpenuhi, bertepatan dengan malam ke-14 Ramadan dan InsyaAllah kegiatan ini bukan yang terakhir dan akan dilaksanakan tabliq akbar berikutnya di Kota Bangun,” ujarnya.
Dalam rangkaian Safari Ramadan, Rendi bersama Bupati Kukar Edi Damansyah, berbagi tugas untuk menjangkau 20 kecamatan di Kukar.
“Kami berbagi tugas untuk bersilaturahmi bersama masyarakat sekaligus berdialog tentang program pembangunan mengingat Kukar sangat luas,” terangnya.
Rendi juga menyampaikan program Kukar Idaman yang telah dilaksanakan melalui 23 program dedikasi, fokus terhadap peningkatan konektivitas infrastruktur antar wilayah dan kecamatan.
“Anggaran yang telah digelontorkan di Kecamatan Kota Bangun, tahun 2023 sebanyak Rp365 miliar baik itu pembangunan infrastruktur jalan, jembatan termasuk kebutuhan dasar masyarakat seperti penerangan listrik, air bersih, pendidikan hingga kesehatan,” ungkapnya.
Untuk tahun anggaran 2024, fokusnya infrastruktur jalan dan jembatan dengan anggaran sebanyak Rp70 miliar yang untuk 11 desa di Kecamatan Kota Bangun.
“Kemudian konektivitas infrastruktur antara kecamatan mulai dari Kota Bangun, Kembang Janggut, Poros Sebelimbingan, Kenohan dianggarkan sebanyak Rp11 miliar, dan Kecamatan Kota Bangun Darat juga dianggarkan Rp15 miliar,” tutup Rendi. (adv/diskominfo kukar)