pemkab-kukar
Metro

Satu Desa Satu Nakes Segera Terwujud

Arianto

KOTAKU, TENGGARONG-Tingkatkan kemudahan mengakses layanan kesehatan di pedesaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menggagas program ambisius Satu Desa Satu Tenaga Kesehatan (Nakes).

Program ini didukung Bantuan Keuangan Kepada Desa (BKKD), bertujuan untuk memastikan setiap desa memiliki setidaknya satu tenaga medis, baik perawat maupun bidan, untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi warga desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar Arianto, menegaskan kebijakan ini sebagai respons terhadap kebutuhan mendesak akan pelayanan kesehatan yang lebih baik di pedesaan.

“Bagi desa yang belum memiliki tenaga medis harus mengangkat tenaga medis, untuk pembayaran honor melalui BKKD,” ucapnya, Senin (18/3/2024).

Kolaborasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) menjadi kunci dalam implementasi program ini.

Dinkes memiliki peran penting dalam menentukan Puskesmas yang memerlukan tenaga medis tambahan.

“Jadi Dinkes yang menyiapkan secara teknis melalui Puskesmas dan menetapkan desa mana saja yang belum ada bidan atau perawatnya,” katanya.

Dengan adanya tenaga medis yang siaga di desa, diharapkan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan kapan saja diperlukan.

“Tahun ini kami optimalkan pelayanan kesehatan di desa, memang masih ada sebagian desa yang belum ada tenaga bidannya seperti di Kecamatan Tabang,” ungkap Arianto.

Meskipun anggaran telah disiapkan, tantangan dalam ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) masih menjadi hambatan.

Namun, komitmen Pemkab Kukar untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan secara bertahap tetap kuat, sebagai bentuk perhatian pemerintah bidang kesehatan. (adv/diskominfo kukar)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top

You cannot copy content of this page