
KOTAKU, TENGGARONG-Sebuah inisiatif luar biasa dilakukan puluhan pemuda dari Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Tidak hanya meriahkan Ramadan, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antarwarga. Pemuda-pemuda tersebut dengan penuh semangat dan kepedulian telah membagikan takjil kepada masyarakat.
Puluhan pemuda tersebut tergabung dalam organisasi Karang Taruna Loa Ipuh, Balakarcana Loa Lemas, dan Pemuda Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII).
Kegiatan pembagian Takjil dipusatkan di depan kantor Lurah Loa Ipuh, Tenggarong, Sabtu (30/3/2024).
Sebanyak 300 paket takjil berhasil dibagikan oleh para pemuda dalam kegiatan tersebut. Berbagai donasi dari masyarakat dan pemuda pun berdatangan untuk menyukseskan kegiatan.
Ketua Karang Taruna Loa Ipuh, Ahmad Fauzan Aldy Yusfan mengatakan, kegiatan yang digelar bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi antarpemuda dengan masyarakat Kelurahan Loa Ipuh.
“Kegiatan ini melibatkan organisasi pemuda di Loa Ipuh, seperti Karang Taruna, Balakarcana, dan pemuda LDII,” ucapnya.
Kegiatan yang telah dirancang sejak beberapa pekan lalu ini pun, mendapat antusias positif dari masyarakat. Aldy berharap, hubungan baik antarpemuda dan masyarakat selalu terjaga.
“Semoga masyarakat yang menerima takjil bisa merasakan kebahagiaan dengan apa yang kami kerjakan hari ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Lurah Loa Ipuh Erri Suparjan mengapresiasi kegiatan pembagian takjil yang dilakukan oleh para pemuda.
Kata dia, kegiatan tersebut merupakan hasil kerja keras yang telah dilakukan oleh Karang Taruna Loa Ipuh, Balakarcana Loa Lemas, dan pemuda LDII.
Dia memastikan akan terus mendukung kegiatan para pemuda yang bersifat positif, demi kemajuan pemuda yang ada di Loa Ipuh.
“Kami Support penuh kreativitas Karang Taruna. Apapun yang menjadi kendala Karang Taruna akan kami tanggulangi bersama di kelurahan,” katanya.
Erri berharap, kegiatan positif serupa dapat terus dilakukan oleh para pemuda di Loa Ipuh. Tujuannya menjadikan organisasi pemuda sebagai wadah belajar yang baik di tengah-tengah masyarakat.
“Kami harap Karang Taruna tidak hanya berbagi takjil, tetapi menyalurkan kreativitas yang produktif lainnya. Sehingga Karang Taruna menjadi tempat berkumpulnya kaum muda yang baik,” pungkasnya. (adv/diskominfo kukar)